
blogberita-bola - Persaingan untuk mendatangkan Malcom Filipe Silva de Oliveira dari Bordeaux akhirnya dimenangkan oleh FC Barcelona yang menggelontorkan dana sebesar 41 juta euro (Rp 695 miliar).
Sebelum mendarat resmi di Barcelona, Malcom sempat menjadi rebutan beberapa kesebelasan top Eropa. Inter Milan, Arsenal, Everton, Tottenham Hotspur, dan AS Roma adalah beberapa club yang dikabarkan ikut berminat mendatangkan Malcom.
Lantas, seberapa spesial kemampuan Malcom hingga diperebutkan begitu banyak tim elite Eropa?
BolaSport.com merangkum berbagai data yang mendukung jawaban pertanyaan tersebut berdasarkan analisis di Squawka.
: Barcelona Beli Malcom, AS Roma Siapkan Langkah Hukum
OFFICIAL: Barcelona have reached a €41m agreement with Bordeaux for the signing of Malcom, a day after Roma had agreed a deal with the Ligue 1 side.
He will arrive on Tuesday to sign a five-year contract with the club. pic.twitter.com/da8NcwMi6j
Malcom bisa dibilang memiliki semua atribut yang wajib dipunyai pemain sayap ofensif. Posisi naturalnya adalah menempati sayap kanan penyerangan.
Dia punya kecepatan dan skill dribel menawan guna menggiring bola di sisi kanan, menusuk pertahanan musuh ke dalam, lalu menembak dengan kekuatan kaki kiri. Sebuah gerakan klasik bagi seorang inverted winger modern.
Dengan atribut tersebut, dia dapat diandalkan untuk mencetak gol dari jarak yang bervariasi, ataupun mengkreasi kesempatan bagi rekan setimnya.
Malcom mengemas 12 gol dan 7 assist dari 35 kinerja di Liga Perancis bersama Girondins de Bordeaux musim lalu.
: Rafael Marquez Pensiun, Barcelona Beri Penghormatan
Kurang spesial? Tambahkan data bahwa dia mampu 93 kali melewati lawan dan 87 kali menciptakan peluang.
Rapor 87 kali menciptakan peluang itu adalah catatan terbanyak di antara pemain U-23 (bawah 23 tahun) pada lima kompetisi top Eropa musim lalu.
Pesaing terdekat soal variabel tersebut adalah Dele Alli (Tottenham) dengan catatan 66 kali menciptakan peluang.
Malcom juga mencetak 5 gol jarak jauh dari luar kotak penalti, cuma kalah banyak dari Enis Bardhi (Levante, 6 gol).
Pemuda kelahiran Sao Paulo itu memang jagoan terdepan Bordeaux musim lalu. Dia terunggul dalam hampir semua aspek ofensif.
: Pelatih PSG Tanggapi Barcelona yang Berminat kepada Adrien Rabiot
Malcom merupakan pemuncak statistik soal jumlah gol terbanyak (12), assist (7), tembakan (75 kali), dribel (93), serta penciptaan peluang (87).
Dengan bekal kinerja menawan tersebut, tak heran Bordeaux baru rela melepasnya ke Barcelona dengan harga 8 kali lipat dari nilai transfer saat dibeli dari Corinthians 2 tahun lalu.
Pada Januari 2016, Malcom diangkut dari Brasil hanya dengan harga 5 juta euro.
Tantangan baginya adalah meneruskan kecemerlangan di Liga Prancis ke kompetisi yang levelnya lebih tinggi, bersama club yang tuntutannya lebih masif pula. (Beri Bagja)
Sumber : bola.kompas.com
Sebelum mendarat resmi di Barcelona, Malcom sempat menjadi rebutan beberapa kesebelasan top Eropa. Inter Milan, Arsenal, Everton, Tottenham Hotspur, dan AS Roma adalah beberapa club yang dikabarkan ikut berminat mendatangkan Malcom.
Lantas, seberapa spesial kemampuan Malcom hingga diperebutkan begitu banyak tim elite Eropa?
BolaSport.com merangkum berbagai data yang mendukung jawaban pertanyaan tersebut berdasarkan analisis di Squawka.
: Barcelona Beli Malcom, AS Roma Siapkan Langkah Hukum
OFFICIAL: Barcelona have reached a €41m agreement with Bordeaux for the signing of Malcom, a day after Roma had agreed a deal with the Ligue 1 side.
He will arrive on Tuesday to sign a five-year contract with the club. pic.twitter.com/da8NcwMi6j
Malcom bisa dibilang memiliki semua atribut yang wajib dipunyai pemain sayap ofensif. Posisi naturalnya adalah menempati sayap kanan penyerangan.
Dia punya kecepatan dan skill dribel menawan guna menggiring bola di sisi kanan, menusuk pertahanan musuh ke dalam, lalu menembak dengan kekuatan kaki kiri. Sebuah gerakan klasik bagi seorang inverted winger modern.
Dengan atribut tersebut, dia dapat diandalkan untuk mencetak gol dari jarak yang bervariasi, ataupun mengkreasi kesempatan bagi rekan setimnya.
Malcom mengemas 12 gol dan 7 assist dari 35 kinerja di Liga Perancis bersama Girondins de Bordeaux musim lalu.
: Rafael Marquez Pensiun, Barcelona Beri Penghormatan
Kurang spesial? Tambahkan data bahwa dia mampu 93 kali melewati lawan dan 87 kali menciptakan peluang.
Rapor 87 kali menciptakan peluang itu adalah catatan terbanyak di antara pemain U-23 (bawah 23 tahun) pada lima kompetisi top Eropa musim lalu.
Pesaing terdekat soal variabel tersebut adalah Dele Alli (Tottenham) dengan catatan 66 kali menciptakan peluang.
Malcom juga mencetak 5 gol jarak jauh dari luar kotak penalti, cuma kalah banyak dari Enis Bardhi (Levante, 6 gol).
Pemuda kelahiran Sao Paulo itu memang jagoan terdepan Bordeaux musim lalu. Dia terunggul dalam hampir semua aspek ofensif.
: Pelatih PSG Tanggapi Barcelona yang Berminat kepada Adrien Rabiot
Malcom merupakan pemuncak statistik soal jumlah gol terbanyak (12), assist (7), tembakan (75 kali), dribel (93), serta penciptaan peluang (87).
Dengan bekal kinerja menawan tersebut, tak heran Bordeaux baru rela melepasnya ke Barcelona dengan harga 8 kali lipat dari nilai transfer saat dibeli dari Corinthians 2 tahun lalu.
Pada Januari 2016, Malcom diangkut dari Brasil hanya dengan harga 5 juta euro.
Tantangan baginya adalah meneruskan kecemerlangan di Liga Prancis ke kompetisi yang levelnya lebih tinggi, bersama club yang tuntutannya lebih masif pula. (Beri Bagja)

0 komentar:
Posting Komentar