Simic Mulai Lelah dan Gelisah soal Kerusuhan Antarsuporter

Posted By APKMONEY.XYZ on Selasa, 05 Juni 2018 | Juni 05, 2018

Simic Mulai Lelah dan Gelisah soal Kerusuhan Antarsuporter

Simic Mulai Lelah dan Gelisah soal Kerusuhan Antarsuporterblogberita-bola – penyerang Persija Jakarta, Marko Simic, tampaknya telah mulai lelah dan gelisah terkait kerusuhan antarsuporter yang terjadi di Indonesia.

Pemain asal Kroasia itu juga angkat bicara terkait batalnya pertandingan antara Persija menjamu Persebaya Surabaya pada minggu ke-12 kejuaraan 1 2018 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Minggu (3/6/2018).

Duel tersebut rencananya berlangsung pukul 20.30 WIB. Nyatanya, pertandingan itu batal karena kerusuhan antaroknum suporter dari kedua tim.

(: Jadwal Lengkap Piala Dunia 2018, Awal dan Akhir di Moskwa)

Oknum suporter Persija, The Jakmania, dan oknum pengemar Persebaya, Bonek, terlihat bentrok di sekitar Stadion Sultan Agung pada siang hari sebelum pertandingan. Kerusuhan itu membuat kepolisian setempat memutuskan tidak dapat mengamankan pertandingan tersebut.

Status pertandingan tersebut diserahkan kepada PT kejuaraan Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi 1 2018.

Menurut Simic, suporter seharusnya jangan merugikan tim. Para fans fanatik selalu mendukung perjuangan club kebanggaannya itu ketika bertanding.

“Para pendukung kami selalu berada di belakang kami. Saya telah tinggal di Indonesia sekitar lima atau enam bulan, jadi saya belajar banyak tentang negara ini,” kata Simic.

(: Marko Simic Sebut Keputusan Komdis PSSI Keliru)

“Saya lihat banyak kelompok pendukung sepak bola di sini dan saya ingin katakan bahwa kami sebagai pemain Persija menghormati seluruh pemain dari klub manapun,” ucap pemain bernomor punggung 9 tersebut.

Simic menambahkan, sejatinya sepak bola itu menjalin persaudaraan antartim, baik itu pemain ataupun suporter.

Kerusuhan yang selalu terjadi tentunya akan merugikan tim.

Mantan pemain Melaka United itu mengambil contoh bahwa ia dan lawannya hanya berduel ketika di dalam lapangan. Setelah itu, mereka akan saling merangkul.

“Ini hanya pertandingan sepak bola selama 90 menit, tapi di luar lapangan kami berteman,” kata Simic.

“Saya harap para fans dapat mencontoh ini, karena tidak elok rasanya melihat masalah di luar lapangan,” ucap bekas pemain timnas U-21 Kroasia itu. (Mochamad Hary Prasetya)
Sumber : bola.kompas.com

Blog, Updated at: Juni 05, 2018

0 komentar:

Posting Komentar