Usai Juara Liga Inggris, Walker Kenang Periode Sulit Man City

Posted By APKMONEY.XYZ on Selasa, 17 April 2018 | April 17, 2018

Usai Juara Liga Inggris, Walker Kenang Periode Sulit Man City


Usai Juara Liga Inggris, Walker Kenang Periode Sulit Man City


AFP/PAUL ELLIS Kyle Walker dan James Milner berebut bola pada pertandingan antara Liverpool dan Manchester City pada perempat final Liga Champions, Rabu (4/4/2018).

KOMPAS.com - Striker Atletico Madrid, Fernando Torres, menilai rekan setimnya, Antoine Griezmann, hanya membutuhkan trofi agar bisa disejajarkan dengan dua pemain terbaik dunia, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Torres berharap Griezmann bisa meraih banyak gelar bagi Atletico.

Performa cemerlang Griezmann membuat Barcelona dan Manchester United menginginkan jasanya. Kehebatan pemain internasional Perancis itu pun diakui Torres, yang dengan berani menyejajarkan sang penyerang dengan bintang Real Madrid, Ronaldo, serta penyerang Barcelona, Messi.

(Baca juga:Raksasa Liga Argentina Siap Tampung Gianluigi Buffon)

Namun, ada satu hal yang membuat Griezmann kalah pamor dari dua megabintang tersebut yakni raihan trofi. Torres berharap Griezmann tidak meninggalkan Atletico sehingga bisa mempersembahkan gelar bagi Los Rojiblancos.

"Untuk bisa selevel dengan Messi dan Ronaldo, Griezmann kurang dalam hal trofi," ujar Torres dikutip BolaSport.com dari Cardena Ser.

"Saya berharap dia meraihnya dengan Atletico," ucapnya lagi.

Torres telah mengumumkan bahwa dirinya akan hengkang dari Wanda Metropolitano pada akhir musim ini. Namun, Torres berharap Griezmann, Jan Oblak dan pelatih Diego Simeone tetap bersama klub ibu kota Spanyol tersebut.

"Saya tidak pernah melihat kiper bagus seperti Oblak, saya akan membayar apapun agar dia tetap tinggal," ujar Torres. (Bayu Chandra)

KOMPAS.com - Manajer Madura United, Haruna Soemitro, memastikan Cristian Gonzales belum resmi pindah ke PSS Sleman. Haruna mengakui ada negosiasi tetapi masih ada beberapa masalah yang belum bisa disepakati.

Menurut Haruna, saat ini posisi Gonzales masih terikat kontrak dengan Madura United hingga akhir musim. Karena alasan itu, dia berharap ada proses transfer dalam kepindahan pemain naturalisasi tersebut menuju ke PSS.

Pihak PSS pun sudah proaktif untuk menghubungi Haruna dan manajemen Madura United. Hanya saja, sejauh ini belum ada kesepakatan yang tercapai sehingga mantan pemain Arema FC tersebut masih terikat kontrak dengan Madura United.

(Baca Juga: Pochettino Sepaham dengan Mourinho soal Kegagalan Memenangi Liga Inggris)

"Kami tidak masalah kalau Gonzales pindah ke Sleman, asalkan ada hitung-hitungan yang jelas soal value yang harus ditentukan karena dia terikat kontrak dengan Madura United. Kami akan putuskan dengan cepat," kata Haruna kepada BolaSport.com.

"Saat ini belum ada keputusan soal Gonzales. Selama dia belum teregistrasi sebagai pemain PSS, dia masih pemain kami,” tuturnya.

Lantaran belum ada kesepakatan, Haruna menilai Gonzales harusnya bersikap profesional bersama Madura United. Mantan bomber Persib Bandung itu diharapkan bisa memenuhi kewajiban sebagai pemain yang terikat kontrak.

Haruna lantas berharap masalah Gonzales ini cepat selesai. Mantan manajer Persebaya Surabaya ini melihat pihak PSS cukup serius ingin mendapatkan tenaga Gonzales.

"Kami ada komunikasi yang baik dengan manajemen PSS. Kami sudah ada konfirmasi tentang keseriusan mereka. Saya hanya tunggu gentelmen dari Gonzales untuk datang pada saya dan kita selesaikan ini baik-baik," ujar Haruna. (Suci Rahayu)

KOMPAS.com - Gelandang Manchester United, Paul Pogba, tampaknya sedang dalam performa terburuk sepanjang kariernya. Bagaimana tidak, statistis penampilan pemain internasional Perancis tersebut terbilang memprihatinkan karena masih kalah jika dibandingkan dengan Philippe Coutinho.

Perbandingan tersebut diambil dari penampilan Coutinho sepanjang setengah musim sebelum pindah ke Barcelona pada Januari 2018. Seperti dilaporkan Daily Mail, Pogba kalah dalam jumlah gol, umpan kunci dan peluang yang diciptakan.

(Baca Juga: Lionel Messi adalah Orang yang Berjasa bagi Neymar di Barcelona)

Sejak musim 2017-2018 bergulir, Pogba baru mencetak lima gol, termasuk dua lesakkan ketika The Red Devils menang 3-2 atas rival sekota, Manchester City, dalam lanjutan Liga Inggris pada pekan lalu.

Mantan pemain termahal di dunia tersebut hanya mampu membuat 25 umpan kunci bagi rekan-rekannya dalam semua kompetisi. Secara keseluruhan, Pogba menciptakan 34 peluang dari total 22 penampilan sepanjang musim ini.

Pencapaian pemain berusia 25 tahun tersebut sangat kontras dengan apa yang diperlihatkan Coutinho selama membela Liverpool pada paruh pertama musim ini. Meskipun hanya tampil 14 kali sebelum pindah ke Camp Nou pada awal tahun ini, Coutinho memberikan kontribusi yang bagus.

Gelandang internasional Brasil tersebut menghasilkan tujuh gol dalam ajang liga, yang berarti unggul dua gol atas Pogba. Coutinho pun membuat 34 umpan kunci (bandingkan dengan 25 milik Pogba) serta menghasilkan enam assist dan menciptakan 40 peluang.

KOMPAS.com - Presiden FC Porto, Jorge Nuno Pinto da Costa, ingin Iker Casillas bertahan. Meskipun demikian, dia mengaku tidak bisa menjamin mantan kapten Real Madrid dan timnas Spanyol tersebut bertahan.

Penjaga gawang berusia 36 tahun tersebut bergabung dengan Porto secara gratis dari Real Madrid pada Juli 2015. Kontrak Casillas di klub raksasa Liga Portugal tersebut habis pada Juni 2018 dan dia dikabarkan harus rela gajinya dipotong jika bertahan.

"Tentu saja, kami ingin Casillas bertahan bersama kami," ujar Pinto da Costa seperti dikutip Diario AS.

(Baca Juga: Lionel Messi adalah Orang yang Berjasa bagi Neymar di Barcelona)

"Kami bahagia karena Iker berada di klub, dia penjaga gawang yang hebat dan pribadi yang luar biasa. Dia telah memperlihatkan bahwa dirinya pemain besar bagi kami."

"Saya tidak bisa menjamin dia akan bertahan, tetapi sayaingin dia tetap bersama kami."

Casillas, yang sepanjang kariernya meraih tiga gelar Liga Champions (bersama Real Madrid) dan membawa Spanyol juara Piala Dunia dan dua trofi Piala Eropa, terlibat dalam 110 laga bersama Porto. Selama periode tersebut, gawang Casillas kebobolan 78 kali dan dia sukses membuat 54 clean sheet.

Jumlah tersebut masih jauh di bawah apa yang diraih bersama Real Madrid. Selama berseragam Los Blancos, jebolan akademi klub raksasa Liga Spanyol tersebut tampil sebanyak 724 kali di mana kebobolan 750 kali dan membuat 264 clean sheet.

AS melaporkan bahwa Casillas menjadi incaran klub di Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, China dan Meksiko. Namun, peluang semua klub tersebut ditengarai sangat kecil karena Casillas tidak tertarik bermain di luar Eropa.

 

KOMPAS.com - Timnas Italia gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia karena takluk dari timnas Swedia pada babak play-off. Mantan pelatih timnas Italia, Marcelo Lippi, menyebut Italia sedang dalam masa transisi karena berisi pemain muda.

Gli Azzurri, julukan timnas Italia, harus menjalani babak playoff setelah hanya menempati peringkat kedua pada babak grup. Mereka kalah bersaing dengan Spanyol yang memuncaki klasemen.

Menurut Lippi, Lorenzo Insigne dkk akan segera melewati masa krisis ini dan bisa kembali berprestasi dalam banyak kompetisi.

"Sepak bola Italia tidak dalam krisis. Kami dapat menghadapi masa depan dengan percaya diri, karena kami memiliki banyak anak muda yang baik," kata Lippi dikutip BolaSport.com dari Premium Sport.

“Klub dari Liga Italia mampu melakukan apa saja, tidak ada perbedaan dengan liga lain. Tidak ada yang mengira Roma dan Juventus bisa melakukan apa yang mereka lakukan melawan Barcelona dan Real Madrid," ucap Lippi menambahkan.

(Baca Juga: Gianluigi Buffon SMS Donnarumma Usai AC Milan Imbangi Napoli, Begini Isinya!)

Pelatih yang berhasil membawa Azzurri menjuarai Piala Dunia 2006 ini mengakui bahwa keberuntungan juga menjadi kunci agar Italia bisa bersaing di pentas dunia, sama seperti wakil Italia di pentas Eropa.

"Mereka (Roma dan Juventus) menunjukkan bahwa dengan sedikit keberuntungan mereka bisa bersaing," ujar Lippi.

Kegagalan Italia ke Piala Dunia 2018 berbuntut pemecatan pelatih Gian Piero Ventura. Kini, Luigi di Bagio dipercaya menjadi juru taktik Gianluigi Buffon dkk meski berstatus caretaker.

Selain itu Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Carlo Tavecchio, juga mundur dari jabatan usai kegagalan tersebut. (Putra Rusdi Kurniawan)





JAKARTA, Kompas.com  - Turnamen bulutangkis se Asia, Badminton Asia Championships 2018, pekan depan akan dilangsungkan di Wuhan, Tiongkok.

Tim Indonesia mengirimkan skuad terbaik, minus pasangan ganda putra nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang absen karena Marcus baru saja melangsungkan pernikahan pada 14 April lalu.

Kejuaraan yang akan berlangsung pada 24-29 April 2018 ini juga menjadi ajang penilaian bagi tim ganda putra yang berada di bawah pimpinan kepala pelatih Herry Iman Pierngadi. Herry bakal menilai penampilan sejumlah pasangan ganda putra, terkait persiapan menuju Piala Thomas 2018.

Indonesia punya empat wakil ganda putra di BAC 2018. Mereka adalah Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Angga Pratama/Rian Agung Saputro dan Berry Angriawan/Hardianto.

"Test terakhir ada di BAC. Turnamen ini jadi patokan akhir, bukan penentu ya, beda lho. Kalau penentu itu pasti, artinya siapa yang terbaik di BAC itu pasti masuk tim, kalau patokan ya kita lihat lagi. Penilaian ini sudah berjalan dari awal tahun, pada turnamen di Malaysia, Indonesia, India, Jerman, Inggris dan Asia Team Championships di Malaysia," jelas Herry saat ditemui badmintonindonesia.org.

"Sampai saat ini saya terus mempersiapkan Hendra/Ahsan, penampilan mereka cukup baik di Asia Team Championships lalu. Dalam team event, pengalaman mereka sebagai senior memang penting untuk tim," tutur Herry.

Satu slot ganda putra sudah hampir pasti diamankan pasangan Kevin/Marcus. Setelah beberapa kali absen latihan demi mempersiapkan hari pernikahannya, Marcus akan kembali latihan pada minggu depan. Meskipun demikian, absennya Marcus dipandang Herry bukanlah suatu masalah bagi pasangan yang dijuluki pemain putra terbaik tahun 2017 oleh BWF (Federasi Bulutangksi Dunia).

"Mau diuji bagaimana lagi? ha ha ha, ya tinggal dijaga saja kondisinya, mereka sudah membuktikan penampilan di beberapa turnamen. Mungkin setelah married mainnya lebih terbang-terbang, karena kan happy sudah menikah, ini bisa saja," canda Herry.

"Minggu depan Sinyo (Marcus) sudah balik latihan kok. Saya kasih waktu satu minggu, dia mau honeymoon dulu ke Labuan Bajo. Kalau Kevin tetap latihan terus seperti biasa," pungkasnya.

Di BAC 2018, tim Indonesia akan diwakili oleh pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, dan lainnya.



KOMPAS.com - Penyerang Manchester City, Raheem Sterling, sudah mencetak 22 gol dan 14 assist dalam semua kompetisi musim ini. Torehan fantastis ini membuat legenda Manchester United, Gary Neville, kagum dan berharap dia kembali tampil konsisten pada musim depan.

Neville menyebut Sterling menemukan permainan terbaiknya di bawah asuhan Pep Guardiola. Menurutnya, Sterling sudah bisa disebut pemain kelas dunia meski usianya masih 23 tahun.

"Sterling ulet, dia bekerja keras, dia pemain yang tangguh, dia cepat. Dia harus meningkatkan dan mengangkat latihannya, masuk ke gym, masuk ke lapangan latihan dan dia akan bisa mendapatkan 25 gol dalam satu musim," kata Neville dikutip dari Mirror.

"Dia sudah berhasil meraih gelar liga dengan raihan gol dan assist terbaik selama kariernya, dia sangat fantastis musim ini. Saya harap ini akan berlanjut pada musim depan," ujar Neville menambahkan.

(Baca Juga: Gianluigi Buffon SMS Donnarumma Usai AC Milan Imbangi Napoli, Begini Isinya!)

Menurut Neville, Sterling sudah menampilkan permainan di atas rata-rata dibandingkan pemain lain yang seusia dengannya.

"Pergerakan Sterling di lapangan sudah terlihat sangat tepat. Dia cerdas dan dia mendapatkan bentuk tubuh yang jauh lebih baik untuk menerima bola, posisinya ketika bola berada di kaki lawan sudah sangat baik kali ini," tutur Neville.

Sterling bergabung ke Man City dari Liverpool pada musim 2015-2106. Selama tiga musim, Sterling sudah meraih satu piala Liga Inggris dan dua Piala Liga.



LONDON, KOMPAS.com - Manchester City tampil sangat konsisten dalam ajang Liga Inggris sehingga sudah menyegel gelar juara musim 2017-2018 pada pekan ke-34. Melihat hal itu, gelandang Tottenham Hotspurs, Dele Alli, mengaku terinspirasi melihat bagaimana Sergio Aguero dkk bermain.

Alli menyatakan bahwa Tottenham harus belajar dari apa yang dilakukan The Citizens musim ini. Menurutnya, transformasi permainan cepat yang dilakukan Man City menjadi alasan mengapa mereka mampu meraih gelar.

"Pencapaian Manchester City sungguh tak bisa dipercaya, mereka memiliki talenta hebat dan memenangi banyak pertandingan. Kami bisa belajar dari yang mereka lakukan untuk terus bekerja keras," ujar Alli dikutip BolaSport.com dari Sky Sports.

Pemain 22 tahun ini juga menyebut bahwa pada musim depan pasti semua kontestan Liga Inggris akan berbenah, sehingga persaingan akan semakin ketat. Oleh karena itu, Alli berharap timnya mampu bersaing di papan atas.

(Baca Juga: Kyle Walker Beberkan Alasan Ia Tinggalkan Tottenham Hotspur ke Manchester City)

"Semua orang ingin untuk senantiasa menuai kemajuan, tahun demi tahun rasanya semakin sulit untuk tampil lebih baik. Banyak tim di Liga Inggris telah mengalami kemajuan pesat, akan tetapi kami harus tetap bertarung," ucap Alli menambahkan.

Saat ini, Spurs berada di peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 67 poin dari 33 pertandingan.

Tottenham juga masih berkesempatan meraih piala pada musim ini lewat ajang Piala FA yang kini memasuki babak semifinal. Tottenham akan menghadapi Manchester United di Stadion Wembley pada hari Sabtu (21/4/2018). (Ahmad Tsalis Fahrurrozi)



MANCHESTER, KOMPAS.com -Penampilan Paul Pogba musim ini selalu menjadi sorotan karena tidak selalu bermain baik dalam setiap pertandingan. Legenda Perancis, Thierry Henry, mengaku bingung melihat naik-turunnya penampilan Pogba.

Henry mengungkapkan kegelisahannya ini seusai Setan Merah kalah 0-1 dari tim juru kunci West Bromwich Albion pada pekan ke-34 Liga Inggris, Sabtu (14/4/2018). Pada laga itu, Pogba ditarik keluar Mourinho pada menit ke-58.

"Jose Mourinho telah mencoba untuk memberikan motivasi sebelum laga melawan West Brom dan dia yakin bahwa Pogba memiliki kemampuan," kata Henry dikutip BolaSport.com dari The Independent.

"Sejak permulaan laga, semua tampak aneh. Pogba tak memperlihatkan komitmen dan hasrat untuk bermain. Dan ketika saya tanya mengapa dia tak mampu memberikan penampilan seperti saat melawan City, dia tak menjawab," tutur Henry.

(Baca Juga: Mohamed Salah Jadi Momok Ronaldo dan Messi dalam Ballon d'Or, Neymar Sih Lewat!)

Pogba memang menunjukkan penampilan gemilang saat Man United mengalahkan Manchester City 3-2 pada pekan ke-33 Liga Inggris, Sabtu (07/04/2018). Pogba menjadi aktor penting kemenangan Man United dengan mencetak dua gol.

Sejak bergabung ke Man United pada musim 2016-2017, Pogba memang gagal menunjukkan penampilan apiknya seperti saat membela Juventus.

Hingga kini, pemain bernomor 6 ini hanya mampu mencetak 14 gol dan 16 assist dari 88 penampilannya di semua kompetisi. (Ahmad Tsalis Fahrurrozi)



MANCHESTER, KOMPAS.com - Bek sayap Manchester City, Kyle Walker, untuk pertama kali meraih trofi Liga Inggris setelah The Citizens dipastikan menjadi kampiun akhir pekan lalu. Dia pun mengenang tiga kekalahan beruntun dari Liverpool dan Manchester United.

Man City mengalami periode sulit dalam satu pekan ketika disingkirkan Liverpool dalam dua leg babak perempat final Liga Champions. Setelah itu mereka kalah dari Man United dengan skor 2-3 pada pekan ke-33 Liga Inggris.

Walker mengaku pengalaman tersebut adalah pelajaran berharga bagi dirinya sebagai pemain sepak bola.

"Kami memiliki periode yang sulit, dan hal itu pasti terjadi dalam karier sebagai pemain sepak bola," ucap Walker dikutip BolaSport.com dari The Independent.

"Kami dikejutkan dengan tiga kekalahan beruntun. Rasanya seperti terjerembab di zona degradasi," kata Walker menambahkan.

(Baca Juga: Thierry Henry Pertanyakan Konsistensi Paul Pogba di Manchester United)

Usai tiga laga yang sangat mengecewakan itu, Man City berhasil bangkit saat mengalahkan Tottenham Hotspur dengan skor 3-1 pada Sabtu lalu (14/04/2018).

Kebangkitan Man City ini semakin manis seusai rival satu kotanya, Man United, kalah dari West Bromwich Albion. Ini yang membuat Man City secara otomatis berhak atas gelar juara Liga Inggris musim 2017-2018.

Walker menganggap Man City telah menunjukkan mentalitas pemenang setelah kembali ke jalur kemenangan.

"Kembali ke jalur kemenangan adalah hal yang paling menyenangkan. Kami telah menunjukkan karakter City sebenarnya, dan kami percaya bahwa tim ini memiliki kualitas untuk bersaing," ucap pemain berusia 27 tahun ini. (Ahmad Tsalis Fahrurrozi)

Sumber : bola.kompas.com
Blog, Updated at: April 17, 2018

0 komentar:

Posting Komentar