MILAN — CEO AC Milan, Marco Fassone berencana meminta kelonggaran terkait Financial Fair Play (FFP) kepada UEFA. Sebab, Milan membutuhkan dana segar untuk membangun klub. Akan tetapi, ia sadar beberapa permintaan UEFA tak mungkin berjalan mulus.
“Kami telah memberikan dokumen-dokumen yang diperlukan dan ternyata permintaan UEFA sepertinya mustahil kami lakukan. Syarat yang mereka ajukan mungkin juga sulit dipenuhi oleh tim lain,” ucap Fassone ditulis Football Italia, Kamis (7/12).
Fassone mengatakan, UEFA belum memutuskan apa pun terkait proposal Milan untuk sebuah kesepakatan sukarela mengenai parameter FFP.
“Tidak ada optimisme, kami tidak pernah berbicara. Ada keyakinan total bahwa keputusan akan diambil dengan iktikad baik, dan belum benar-benar diputuskan oleh mereka. Saya telah membawa masalah kesepakatan sukarela ini selama beberapa bulan terakhir. Apabila tak memperoleh tanggapan positif, kita mesti mengerti klub mana yang dapat memanfaatkannya,” urai dia.
Masih dalam kesepatan yang sama, Fassone turut menyesal dengan bocornya agenda rapat dengan petinggi UEFA di media masa. Menurutnya, hal itu tidak butuh terjadi pada organisasi sekelas UEFA.
“Saya cukup terkejut melihat berita hari ini. Detail pertemuan yang seharusnya berlangsung besok, telah tersebar ke khalayak umum. tidak ada yang dapat dilakukan karena ternyata itu permintaan dari UEFA.”
Manajemen Milan ingin membiayai kembali pinjaman dari Elliott Management yang digunakan untuk memungkinkan pemilik baru Cina mengambil alih salam tim dari Silvio Berlusconi sekaligus berbelanja mahal pada bursa transfer musim panas. Akan tetapi, kalau utang itu bukan dibayar kembali pada Oktober 2018, mereka perusahaan investor asal AS itu dapat mengambil alih kendali Milan.
“Batas waktu yang kami miliki adalah bulan Oktober 2018. Kami pikir dapat melakukannya pada musim semi, dan itulah yang sedang kami kerjakan,” kata Fassone.
Dana besar yang digelontorkan Rossoneri selama bursa transfer musim panas lalu belum berbanding lurus dengan prestasi musim ini. Gianluigi Donnarumma dan rekan setim masih tertatih di peringkat kedelapan Serie A.
Sumber : bola.republika.co.id

0 komentar:
Posting Komentar