Manajemen Sriwijaya FC Tegaskan Penggunaan Stadion Jakabaring Legal

Posted By APKMONEY.XYZ on Rabu, 25 Juli 2018 | Juli 25, 2018

Manajemen Sriwijaya FC Tegaskan Penggunaan Stadion Jakabaring Legal



PALEMBANG, blogberita-bola - Manajemen dari PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) menegaskan bahwa penggunaan Stadion Gelora Jakabaring saat menghadapi Arema FC dalam pertandingan liga 1, legal.

Sekretaris PT SOM, Faisal Mursyid, mengatakan, mereka telah minta izin penggunaan stadion kepada PT Jakabaring Sport City (JSC) sebagai penanggung jawab kawasan komplek olahraga Jakabaring.

Setelah mendapatkan persetujuan, mereka memakai stadion Gelora Jakabaring untuk menjamu Arema FC, sebelum akhirnya ada kerusakan akibat ulang oknum suporter Sriwijaya FC.

: Kecewa dengan Manajemen, Suporter Sriwijaya FC Rusak Kursi Stadion



"Karena pada waktu itu, belum ada larangan untuk memakai Stadion Jakabaring sehingga kami meminta izin kepada kepada JSC dan diperbolehkan. Artinya kami legal, karena telah izin dari JSC, kalau izin INASGOC, itu urusannya dari JSC," kata Faisal, Rabu (25/7/2018).

Faisal mengatakan, penggunaan Stadion Gelora Jakabaring pun adalah salah satu usaha uji coba para panitia Asian Games untuk cabang sepak bola wanita.



Sebab, seluruh manajemen Sriwijaya FC telah dilibatkan sebagai panitia sepak bola wanita dalam event tersebut.

"Jadi secara bukan langsung itu adalah pelaksanaan uji coba panitia penyelenggara sepak bola wanita. Karena dari manajemen kami juga panitia cabor Asian Games,” ujarnya.

Mengenai larangan penggunaan Stadion Gelora Jakabaring, Faisal mengaku sangat mendukung. Terlebih lagi, untuk menjaga seluruh fasilitas di kawasan komplek JSC.

"Kami dukung apa yang telah disampaikan Kapolda, Gubernur Sumsel, semuanya kami dukung. jika bukan dipakai dulu, kami juga setuju," kata Faisal.

: Klub Elite Jepang Ini Terancam Degradasi, Eks pemain belakang Tengah Timnas U-20 Brasil Dipecat

Sebelumnya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mempertanyakan soal akses penggunaan Stadion Gelora Jakabaring dalam kompetisi 1. Menurut Zulkarnain, seluruh kawasan JSC semestinya telah steril dari segala bentuk kegiatan selain Asian Games.

Jenderal Bintang 2 ini pun mengaku sempat mencoba meminjam Dinning Hall di wisma atlet pada April dan Mei 2018 lalu lewat surat resmi untuk digunakan sebagai tempat pendaftaran calon bintara. Namun, permintaan itu ditolak karena lokasi seluruh kawasan komplek Jakabaring telah steril dari kegiatan.

“Artinya, apapun kegiatan di sana (komplek JSC) mestinya untuk Asian Games, tapi ini kenapa untuk kompetisi masih boleh, masih banyak lapangan yang lain," ujarnya.

"Artinya, saya juga minta pertanggungjawaban mereka (pengelola JSC), saya bukan main-main, kalau itu memang boleh ya silahkan, tapi jika tak boleh siapa yang memaksanya itu? Dia tanggung jawab juga dong. Saya harap itu fasilitas untuk Asian Games kita gunakan dulu untuk Asian Games, jadi jangan untuk yang lain."

Sumber : bola.kompas.com
Blog, Updated at: Juli 25, 2018

0 komentar:

Posting Komentar