Achmad Rizal Pertahankan Gelar

MANCHESTER, KOMPAS.com - Liverpool mencuri perhatian setelah mengalahkan Manchester City dengan skor 3-0 pada leg pertama babak perempat final Liga Champions, Rabu (4/4/2018).
Atas penampilan ini, banyak kalangan beranggapan bahwa Liverpool akan menjadi penantang gelar Liga Premier, kasta teratas Liga Inggris, musim depan.
Pendapat lain diutarakan legenda Manchester United, Gary Neville. Menurut dia, Liverpool masih jauh dari level penantang gelar juara Liga Premier musim depan karena cara bermain dan konsistensi penampilan.
"Saya tidak yakin mereka bisa menjadi penantang utama gelar Liga Inggris musim depan," ujar Neville dikutip BolaSport.com dari akun Twitter resmi miliknya.
Baca juga : Lupakan Kekalahan dari Liverpool, Man City Fokus Hadapi Man United
"Cara Liverpool bermain sulit untuk diulangi tiga kali seminggu," kata Neville.
"Skuad mereka di luar 11 pemain utama juga tak terlalu kuat untuk menahan cedera dan banyak pertandingan," ujar mantan kapten Manchester United tersebut.
Pernyataan Neville ini dapat dibenarkan jika melihat penampilan Liverpool di Liga Premier musim ini. Saat ini, skuad asuhan Juergen Klopp berada di posisi ketiga klasemen Liga Premier dengan koleksi poin 66 dari 32 pertandingan selisih 18 poin dengan Manchester City yang berada di puncak klasemen.
Baca Juga: Wayne Rooney Tak Mau Akui Gol Salto Cristiano Ronaldo Lebih Baik dari Miliknya
Selisih yang sangat jauh ini disebabkan Liverpool yang terlalu sering membuang poin. The Reds, julukan Liverpool, punya catatan 9 hasil seri dan 4 kekalahan, berbeda dengan Man City yang hanya pernah sekali kalah dan tiga kali imbang. (Sri Mulyati)
MANCHESTER, KOMPAS.com - Jelang laga derbi kota Manchester yang akan berlangsung pada Sabtu (7/4/2018), gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne, bercerita bagaimana hubungan dirinya dengan Jose Mourinho yang kini melatih Manchester United.
Kevin De Bruyne dan Jose Mourinho pernah berada dalam satu tim sebagai pemain dan pelatih saat di Chelsea pada periode 2012-2014. Meskipun cukup lama bersama, ternyata De Bruyne dan Mourinho hanya berbicara dua kali selama dua musim tersebut.
"Saya hanya berbicara dengannya (Jose Mourinho) dua kali. Ketika saya ingin pergi ke Borussia Dortmund dan pertemuan kedua (sebelum pindah ke Wolfsburg)," ucap Kevin De Bruyne dikutip BolaSport.com dari Manchester Evening News.
"Saya akan mengatakan (hubungan kami) jauh. Dia adalah bos. Anda bisa menjadi baik satu sama lain, tetapi masih ada jarak antara pelatih dan pemain," kata De Bruyne menambahkan.
Baca Juga: Ditolak Samuel Umtiti, Manchester United Malah Rayu Gelandang Chelsea
Bersama Chelsea, De Bruyne hanya memiliki catatan sembilan kali tampil dengan waktu bermain sebanyak 425 menit. Minim kesempatan bermain membuat De Bruyne memutuskan untuk meniggalkan Inggris untuk pindah ke Jerman.
"Saya berkata kepadanya bahwa saya harus pergi, saya harus bermain sepak bola," ujar gelandang berusia 26 tahun ini.
Bermain bersama Manchester City menjadi puncak performa dalam karier Kevin De Bruyne. Catatan 20 assist dan 11 gol dari 45 pertandingan di semua kompetisi menjadi bukti pentingnya peran De Bruyne di bawah asuhan Pep Guardiola.
Kevin De Bruyne berkesempatan meraih gelar Liga Premier, kasta teratas Liga Inggris, jika berhasil mengalahkan Man United akhir pekan nanti. (Aditya Fahmi Nurwahid)
LIVERPOOL, Kompas.com - Juara dunia olahraga dart lima kali asal Inggris, Eric Bristow meninggal dunia saat mengikuti kejuaraan di Liverpool, Kamis (05/04/2018).
Bristow meninggal dunia di usia 60, diduga terkena serangan jantung saat mengikuti kejuaraan Dart Liga Premier di Echo Arena, Livetrpool. Sepanjang karirnya, Bristow merupakan juara dunia BDO lima kali, sejak meraihnya pertama kali di usia 23 tahun pada 1980. Sepanjang karirnya, Bristow pernah mengikuti 23 kejuaraan dunia dan meraih gelar di 70 turnamen.
Sebagai juara Bristow menurunkan ilmunya dengan melatih Phil "The Power" Taylor. Taylor kemudian mengalahkannya di final kejuaraan dunia pada 1990. Setahun kemudian, Bristiow kalah dari Dennis Prestley.
Saat kematiannya diumumkan, para penggemar olahraga dart menghormatinya dengan menyanyikan namanya. Ketua deawan dart profesional (DC) Inggris, Barry Hearn mengatakan bahwa Eric Bristow selamanya akan dikenang sebagai leganda dart dunia dan juga legenda olahraga Inggris.
Para atlet dart lainnya seperti Michael van Gederwen menyebut bahwa,"Baru saja mendapat kabar buruk kematian Eric Bristow. Dia seorang legenda sejati di olahraga ini. Saya mengingat keluarganya dalam masa sedih ini."
Bristow menjadi juara dunia dart antara 1980 hingga 1986. Sepanjang karirnya ia juga menjadi juara World Masters lima kali.
Setelah menurun, Bristow juga bekerja sebagai pembawa acara televisi termasuk Sky Sports. Karena jasanya, Bristow mendapat gelar kebangsawanan MBE dari kerajaan Inggris pada 1989.
NEW, YORK, KOMPAS.com - Petarung asal Rusia, Khabib Nurmagomedov, berada di dalam bus yang diserang Conor McGregor sesaat setelah konferensi pers UFC 223 di Barclays Arena, New York, Amerika Serikat, Kamis (5/4/2018).
Menurut Nurmagedov, apa yang telah dilakukan McGregor sudah mempermalukan dirinya sendiri sebagai seorang petarung.
"Saya tertawa di dalam bus. Dia hanya memecahkan kaca, mengapa tidak masuk ke dalam bus? Dia tidak melakukan apa pun," kata Nurmagomedov dikutip dari Mirror.
"Brooklyn punya sejarah panjang tentang gangster. Jika Anda mengaku gangster, kenapa tidak masuk dan menemui saya di dalam?" ujar Nurmagomedov menambahkan.
Baca juga : Setelah Insiden Mengamuk, McGregor Serahkan Diri ke Polisi
Gelar juara kelas ringan Conor McGregor telah resmi dicabut UFC karena McGregor sudah tidak bertanding sejak tahun 2016.
Gelar ini akan diperebutkan oleh Khabib Nurmagomedov (Rusia) dan Max Halloway (Amerika Serikat) dalam gelaran UFC 223 di New York pada Sabtu (74/2018) atau Minggu pagi WIB.
Meskipun tidak bisa langsung merebut sabuk juara kelas ringan dari McGregor, Nurmagomedov mengaku ingin bertarung melawan McGregor di dalam ring ataupun di luar ring.
"Kami harus bertarung. Jika kami harus bertarung, kirim saya di mana lokasimu. Kami harus selesaikan ini satu lawan satu," ucap Nurmagomedov.
Saat ini, Conor McGregor sudah berada di Kepolisian Brooklyn untuk menjalani penyelidikan terkait kasus perusakan yang dilakukannya.
BANDUNG, KOMPAS.com - Performa gelandang asing Persib Bandung, Oh In-kyun, masih cenderung fluktuatif. Hingga saat ini, pemain berpaspor Korea Selatan itu masih berupaya menemukan penampilan terbaiknya.
Pemain berusia 33 tahun itu mengakui bahwa saat ini ia masih menikmati proses adaptasi dan mencari bentuk permainan terbaiknya.
"Saya rasa setiap pertandingan, saya memberikan 100 persen, tetapi mungkin saya sendiri lihat atau orang lihat mungkin permainan bisa baik atau jelek. Pemain bola biasa, sekarang bisa main bagus, nanti jelek. Namun, saya selalu memberikan yang terbaik," ujar In-kyun, Jumat (6/4/2018).
Mantan pemain Mitra Kukar itu mengatakan, penguasaan bola serta berani spekulasi tendangan jarak jauh menjadi salah satu hal yang sedang ia perbaiki saat ini.
Baca juga : Persib Lawan Mitra Kukar, Mario Gomez Waspadai Kekuatan Lawan
"Saya harus lebih berani meminta bola dan shooting dari luar kotak penalti. Bagi saya, yang paling penting memberikan 100 persen di lapangan. Kalau keluarkan 100 persen, mungkin semua pemain pasti kami menangi pertandingan," tuturnya.
In-kyun menyebut, persoalan rotasi posisi bukan jadi hambatan bagi dia untuk berkembang bersama Persib. Selama berseragam Persib, In-kyun memang kerap diplot sebagai penyerang lubang.
"Tidak masalah musim kemarin juga 10 pertandingan second striker, 10 pertandingan gelandang. Buat saya tidak masalah karena kami sudah punya striker bagus, Bauman," katanya.
BANDUNG, KOMPAS.com - Persib Bandung akan menjamu Mitra Kukar pada pekan ketiga Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (8/4/2018) malam.
Gelandang Persib, Oh In-kyun yang merupakan mantan pemain Mitra Kukar menyebut bahwa peta kekuatan tim berjuluk Naga Mekes itu berbeda dari tahun lalu.
Perombakan signifikan dalam komposisi pemain membuat In-kyun sulit menebak pola permainan sang lawan.
"Sekarang (Mitra Kukar) tidak seperti musim kemarin. Kalau pemain, mungkin 3-4 main dari musim lalu, tetapi banyak pemain baru, termasuk pemain asing. Jadi, mungkin pelatih sudah persiapan mungkin lihat di Piala Presiden atau Piala Gubernur Kaltim. Mereka lebih banyak tahu dari saya," kata In-kyun, Jumat (6/4/2018).
Baca juga : Persib Lawan Mitra Kukar, Mario Gomez Waspadai Kekuatan Lawan
In-kyun menilai, ada sejumlah pemain yang patut diberikan perhatian lebih, seperti Septian David serta Bayu Pradana. Menurut dia, dua pemain itu menjadi kunci kekuatan Mitra Kukar saat ini.
"Saya lihat mereka punya striker bagus dan ada Septian David Maulana, Bayu Pradana, dan pemain asing di posisi gelandang. Saya juga pernah main sama mereka dan bagus," tuturnya.
Secara umum, lanjut In-kyun, komposisi pemain Mitra Kukar musim ini sangat merata di tiap lini.
Dia berpendapat, Mitra Kukar merupakan tim kuat yang mengandalkan kolektivitas tim.
Baca juga : Mario Gomez Isyaratkan Rotasi Pemain Persib Saat Lawan Mitra Kukar
"Lawan Mitra KuKar tidak mudah karena mereka kompak. Ada beberapa pemain bagus, asing juga. Jadi, kami harus lebih bagus dari yang kemarin," katanya.
In-kyun pun mengaku telah mempersiapkan diri untuk menghadapi laga penting nanti. Meski berstatus sebagai mantan pemain Mitra Kukar, ia menegaskan bakal bermain total untuk Persib yang tengah mengincar kemenangan perdana.
"Kesiapan semuanya berjalan dengan baik. Saya tidak ada rasa canggung karena sekarang main di Persib. Sepak bola tidak bicara salah satu kiper gelandang atau penyerang. Kalau menang, sama-sama bagus, kalau kalah, dari depan belakang kiper semua tidak bagus. Intinya, kami harus siap 100 persen," katanya.
NEW, YORK, KOMPAS.com - Petarung MMA asal Republik Irlandia, Conor McGregor, menyerahkan diri ke kepolisian Brooklyn satu jam setelah dia melakukan perusakan bus yang mengakibatkan dua atlet UFC di dalamnya mengalami luka serius.
Setelah kejadian perusakan bus terjadi, McGregor menjadi buron karena Presiden UFC, Dany White, melaporkan ulah McGregor kepada kepolisian setempat.
"Ada surat perintah untuk menangkap dia. Mereka sedang mencari McGregor," kata Dany White dikutip dari Daily Mail.
Namun, tidak beberapa lama, McGregor menyerahkan diri kepada pihak kepolisian. McGregor sementara akan menginap di kepolisian Brooklyn untuk menunggu proses penyelidikan atas tuduhan melakukan tindakan kriminal yang membahayakan orang lain.
Baca juga : Setelah Insiden Mengamuk, McGregor Serahkan Diri ke Polisi
Ulah McGregor ini disebabkan keputusan UFC yang akan mencabut sabuk gelar juara dunia kelas ringan McGregor karena tidak melakukan pertandingan sejak tahun 2016.
McGregor yang tidak terima dengan keputusan tersebut mengamuk setelah konferensi pers UFC223 di Barclays Arena, New York, Amerika Serikat, Kamis (5/4/2018).
Petarung berusia 29 tahun ini meluapkan amarahnya dengan merusak bus yang ditumpangi para pesaingnya di UFC hingga menyebabkan kaca bus tersebut pecah.
Dua atlet yang berada dalam bus tersebut, Michael Chiesa dan Ray Borg, mengalami luka serius. Michael Chiesa menderita luka gores di wajahnya, sedangkan Ray Borg mendapatkan kerusakan di dua kornea matanya.
Akibat cedera ini, Michael Chiesa dan Ray Ray Borg harus absen di pertandingan UFC 223 yang dijawadwalkan berlangsung pada Sabtu (8/4/2018) waktu setempat.
PADANG, KOMPAS.com - Semen Padang menghentikan perburuan pemain untuk menghadapi Liga 2 Indonesia. Ngurah Nanak menjadi rekrutan terakhir tim yang berjuluk Kabau Sirah ini. Semen Padang menilai skuad yang ada saat ini sudah komplet.
Manejer Semen Padang FC, Win Bernadino, mengatakan, setelah peluncuran tim pada 18 Maret 2018, Semen Padang masih mencari pemain, baik melalui jalur seleksi maupun dengan mengontrak secara langsung.
"Kami mendapatkan empat pemain baru, yaitu Bayu Pranata di posisi kiper, Afriansyah dan Rachmat Afandi di posisi striker, serta Ngurah Nanak di posisi pemain belakang. Keempat pemain tersebut merupakan pemain yang kami butuhkan di setiap posisinya," ujar Win Bernardino, Jumat (6/4/2018).
Keempat pemain tersebut dikontrak setelah mendapat rekomendasi dari tim pelatih.
Baca juga : Pelatih Semen Padang Puji Adaptasi Ngurah Nanak
"Tim pelatih sudah melakukan penilaian terhadap keempat pemain yang datang dan hasilnya mereka direkomendasikan untuk dikontrak," ujar Win.
Dengan pemain yang ada saat ini, Win menilai bahwa tim sudah menemukan pemain-pemain yang dibutuhkan. Ia berharap, para pemain yang saat ini ada akan mampu membawa tim Kabau Sirah kembali ke Liga 1 musim depan.
Dengan bergabungnya empat pemain tersebut, jumlah pemain Semen Padang menjadi 30 pemain.
"Namun, yang akan kami daftarkan sebanyak 29 pemain saja. Sebab, Agung Prasetio masih mengalami cedera. Kemungkinan Agung kami daftar ke PSSI di pertengahan kompetisi nanti, " kata pelatih kepala Semen Padang, Syafrianto Rusli.
Lebih jauh dijelaskan oleh Syafrianto, keempat pemain barunya tersebut memiliki kualitas sesuai dengan apa yang diharapkannya.
"Untuk adaptasi, keempat pemain tersebut tidak mengalami kendala yang berarti. Mereka mampu padu dengan cepat dengan pemain lainnya. Hal itu tidak terlepas dengan kualitas yang dimilikinya," ujarnya.
Syafrianto optimistis dengan pemainnya saat ini untuk kembali membawa Semen Padang lolos ke Liga 1 Indonesia 2019.
"Kami memang menargetkan kembali ke Liga 1. Dengan pemain yang ada saat ini, kami optimistis promosi," katanya.
KOMPAS.com - Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, menyanjung gol spektakuler Aaron Ramsey saat menjamu CSKA Moskwa pada leg pertama perempat final Liga Europa, Kamis (5/4/2018).
Aaron Ramsey mengukir dua gol dalam kemenangan 4-1 Arsenal atas CSKA di Emirates Stadium.
Gol pertama sang gelandang, yakni pada menit kesembilan, tercipta lewat cara yang cantik.
Ia menyambut umpan silang Hector Bellerin dengan kaki bagian luar seperti sebuah tendangan kungfu.
"Gol itu sangat indah," ucap Arsene Wenger memuji aksi Aaron Ramsey seperti dikutip BolaSport.com dari Mirror.
Ada 13 operan di Ramsey ini, #UEL Goal of the season..! pic.twitter.com/AGuCUrvfYp
Baca juga: Usai Kalah Telak dari Liverpool, Manchester City Mulai Alihkan Prioritas
"Ramsey melakukan banyak hal hari ini, dua gol dan salah satunya spesial," tutur pria asal Prancis itu.
Sebelumnya, pelatih asal Perancis tersebut pun memuji penampilan sang lawan, CSKA.
"CSKA bermain dengan sangat gesit, pintar dalam penguasaan bola, dan sangat ofensif. Kami belum pernah melihat itu di Liga Inggris. Mereka menghampiri kami. Itu membuat kami sangat tidak nyaman," katanya.
Dengan kemenangan ini, Arsenal bisa tampil percaya diri dalam leg kedua babak perempat final Liga Europa yang akan diadakan di kandang CSKA pada Moskwa (12/4/2018). (Ade Jayadireja)
MALANG, Kompas.com - Pemain tunggal putra Universitas Brawijaya Malang Achmad Rizal Lullah sukses mempertahankan gelar juara nomor tunggal unggulan kategori perseorangan LIMA Badminton: McDonald’s East Java Conference (EJC) Malang Subconference 2018.
Kepastian tersebut diperoleh andalan utama UB usai menundukkan tunggal Universitas Negeri Malang (UNM), Muhammad Hafid Hendarto, 21-17 dan 21-13, pada laga final yang berlangsung Kamis (6/4/2018).
Keperkasan juara tahun lalu ini sudah terlihat sejak babak penyisihan dimana seluruh kemenangan diraih dengan straight set alias dua gim langsung.
Hal sama juga terjadi pada laga puncak yang dihelat di Sports Center Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang itu. Rizal yang secara teknik memang diatas rata-rata pemain lain, tanpa banyak kesulitan mampu meredam permainan lawan. Meski demikian, Hafid tak begitu saja menyerah dalam permainan ini.
Dirinya sempat memberi perlawanan dan menempel dalam perburuan angka. Meski pada akhirnya menyerah kepada sang lawan dengan selisih 4 poin pada babak pertama dalam kedudukan 17-21.
Namun pada babak kedua, Rizal langsung mendominasi dan tak memberi kesempatan lawan untuk berkembang dan mengakhiri gim ini dengan skor 21-13.
Atas keberhasilan tersebut, Rizal berhak mendapa tiket maju ke fase nasional. Hal sama juga berlaku bagi Hafid, meski gagal di partai puncak. Hal itu terjadi karena berdasarkan koefisien conference, Malang mendapat jatah dua pemain tunggal putra untuk bermain di fase nasional. “Alhamdulillah, saya bisa mempertahankan gelar kembali. Ini merupakan hasil dari perjuangan dan latihan saya selama ini. Saya akan melakukan latihan lagi untuk persiapan di nasional nanti,” ujar tunggal unggulan UB, Achmad Rizal Lullah.
Sukses Rizal juga diikuti rekannya yang merebut gelar juara pada nomor ganda campuran M. Zulfa Risyad/Shinta Dewayani usai menekuk pasangan Universitas Negeri Malang, Muhammad Farod Zamzami/Fitria Ayu Nawangwulan dengan angka 21-15, 21-13.
Pemain tunggal putra Universitas Brawijaya Malang Achmad Rizal Lullah sukses mempertahankan gelar juara nomor tunggal unggulan kategori perseorangan LIMA Badminton: McDonald?s East Java Conference (EJC) Malang Subconference 2018.
Sukses yang diraih pasangan UB ini praktis menjadi perbaikan atas hasil musim lalu dimana keduanya harus puas menjadi runner up.
Laga ini menjadi penutup pergelaran LIMA Badminton: McDonald’s EJC Malang Subconference 2018. Hasil pertandingan partai ini membuat tampil perkasa dan merebut seluruh kategori pertandingan.
Tim dan dan wakil perseorangan terbaik yang lolos ke LIMA Badminton Nationals 2018 akan tampil pada final nasional di GOR Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, 1-8 Mei 2018.
Setelah dari Malang, LIMA akan menyambangi Yogyakarta dalam seri Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (Yogyakarta Subconference). Event itu akan digelar pada 11-17 April 2018 di Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta.
Daftar lengkap pemenang LIMA Badminton: McDonald’s EJC (Malang Subconference) 2018 Beregu Putra Juara : Universitas Brawijaya (ke Final Nasional) Peringkat 2 : Univ. Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (ke Final Nasional) Peringkat 3 : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Beregu Putri Juara : Universitas Negeri Malang (ke Final Nasional) Peringkat 2 : Universitas Brawijaya Peringkat 3 : Univ. Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim
Perseorangan. Tunggal Putra Juara : Achmad Rizal Lullah – Univ. Brawijaya (ke Final Nasional) Peringkat 2 : M. Hafid Hendarto – Univ. Negeri Malang (ke Final Nasional) Peringkat 3 : Ilham Yudha – Univ. Brawiyaja
Ganda Campuran Juara : M. Zulfa Risyad/Shinta Dewayani Nugroho – Univ. Brawijaya (ke Final Nasional) Peringkat 2 : Muhammad Farod Zamzami/Fitria Ayu Nawangwulan – Univ. Negeri Malang (ke Final Nasional) Peringkat 3 : Barok Fauzan/Riska Ayu Indah Sari – STIE Yadika Bangil

0 komentar:
Posting Komentar