Salah Bisa Lampaui Owen, Torres, dan Coutinho

Posted By APKMONEY.XYZ on Rabu, 21 Maret 2018 | Maret 21, 2018

Salah Bisa Lampaui Owen, Torres, dan Coutinho


Salah Bisa Lampaui Owen, Torres, dan Coutinho


AFP/Paul Ellis Mohamed Salah menjadi bintang kemenangan Liverpool atas Leicester City di Anfield, Sabtu (30/12/2017).

KOMPAS.com — Timnas U-23 Indonesia sukses mengalahkan Singapura U-23 dengan skor 3-0 pada laga uji coba di Stadion Nasional, Singapura, Rabu (21/3/2018).

Tiga gol timnas U-23 Indonesia masing-masing dicetak oleh Febri Hariyadi pada menit ke-44, Muhammad Hargianto (menit ke-51), dan Septian David Maulana (65').

Timnas U-23 unggul mutlak dalam berbagai aspek, mulai dari persentase penguasaan bola, jumlah operan sukses, dan total percobaan ke arah gawang lawan.

Meski begitu, tim arahan Luis Milla ini sempat kesulitan menembus lini pertahanan lawan sebelum akhirnya mampu memecah kebuntuan lewat gol jarak jauh Febri.

Pada babak kedua, Timnas U-23 bermain lebih mengalir. Gol jarak jauh lainnya hadir lewat sumbangan Hargianto pada menit ke-51.

Tertinggal dua gol, Singapura tetap gagal keluar dari tekanan. Sebaliknya, skuad Garuda Muda mampu menambah gol lagi.

Kali ini, asis Febri Hariyadi sukses dikonversi menjadi gol via tendangan mendatar jarak dekat Septian David Maulana pada menit ke-65.

Unggul tiga gol, Timnas U-23 sedikit mengendurkan serangan. Luis Milla pun memanfaatkan slot pergantian pemain.

Terakhir, Milla memasukkan Egy Maulana Vikri pada menit ke-85 untuk menggantikan Saddil Ramdani.

Tidak ada gol tambahan hingga peluit akhir dibunyikan wasit. Timnas U-23 menang 3-0 atas Singapura U-23 pada laga tandang pertama pada 2018. (Segaf Abdullah)

HASIL PERTANDINGAN

Singapura U-23 0-3 Indonesia U-23 (Febri Hariyadi 44', Muhammad Hargianto 51', Septian David Maulana 65')

Susunan pemain

Timnas U-23 Indonesia (4-2-3-1): 30-Awan Setho; 2-Putu Gede Juni Antara, 3-Andy Setyo, 15-Ricky Fajrin, 28-Rezaldi Hehanussa; 8-M Hargianto, 16-Zulfiandi; 25-Osvaldo Haay, 17-Saddil Ramdani, 13-Febri Hariyadi; 9-Ezra Walian

Pelatih: Luis Milla



KOMPAS.com — Megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, menyatakan tidak akan ada pesepak bola yang bisa menyamai prestasinya. Keyakinan peraih lima gelar Ballon d'Or ini didasari banyak rekor pribadi yang kemungkinan tidak akan dipecahkan.

"Anda perlu untuk selalu berpikir besar. Saya selalu percaya tidak ada yang lebih hebat dari saya di lapangan," kata Ronaldo dikutip dari Bolasport.com.

(Baca Juga: Berani Sekali! Pemain Ini Tolak Real Madrid demi Tampil di Piala Dunia 2018)

Meski sempat kesulitan pada awal musim 2017-2018, Ronaldo kini telah kembali menunjukkan ketajamannya. Pemain 33 tahun ini mencetak 21 gol dalam 11 laga terakhir bersama Real Madrid di semua ajang. (Pradipta Indra Kumara, Verdi Hendrawan)

4 rekor pribadi Ronaldo yang sulit untuk dikejar pemain lain:

1. Gol di Liga Champions

Dalam tujuh musim terakhir, Ronaldo mempunyai rekor selalu mencetak lebih dari 10 gol di Liga Champions.

2. 50 gol lebih dalam satu musim

Ronaldo melakukan hal ini dalam 6 musim terakhir:

2010-2011: 54 laga 53 gol

2011-2012: 55 laga 60 gol

2012-2013: 55 laga 55 gol

2013-2014: 47 laga 51 gol

2014-2015: 54 laga 61 gol

2015-2016: 48 laga 51 gol

3. Rekor gol di Liga Spanyol

Ronaldo mencetak 300 gol di Liga Spanyol hanya dalam 286 laga. Ini berarti yang tercepat dalam sejarah La Liga.

4. Memenangi semua gelar individu dan tim

Ronaldo sukses memenangi semua gelar individu dan tim saat membela dua klub berbeda, Real Madrid dan Manchester United.



KOMPAS.com — Penyerang Juventus, Paulo Dybala, kembali tidak dipanggil Pelatih Timnas Argentina Jorge Sampaoli untuk laga uji coba melawan Italia dan Spanyol pada 23 dan 27 Maret 2018.

Meskipun demikian, rekan satu tim Dybala, Gonzalo Higuain, tetap percaya dengan kemampuan Dybala. Dia terus memberikan dukungan agar Dybala terus berkembang.

(Baca Juga: Dibanding Cristiano Ronaldo, Karim Benzema Lebih Mirip Legenda Real Madrid Era 1990an)

"Saya tahu kemampuan Dybala saat masih bermain untuk Palermo. Dia punya segala atribut untuk menjadi pemain hebat," kata Higuain dikutip dari Bolasport.com.

Higuain juga menjelaskan bahwa dirinya memiliki kedekatan istimewa dengan Dybala baik di tim nasional maupun di klub.

"Saya punya tugas menjaga Dybala, memberi nasihat dan terus membuat dia yakin dengan kemampuannya," ujar Higuain.

Higuain juga mengimbau Dybala agar tidak terlena dengan banyak pujian yang terus mengalir kepadanya.

(Baca Juga: Rencana di Balik Kritik Jose Mourinho kepada Luke Shaw)

"Pujian itu sangat berlimpah ketika orang berada di puncak ombak, tentu Anda akan runtuh kecuali Anda mampu mengendalikannya. Jika dia kuat dia akan menjadi pemain hebat," ucap Higuain.

Jika melihat penampilan Dybala musim ini bersama Juventus, keputusan Sampaoli mencoret Dybala patut dipertanyakan. Pemain bernomor punggung 21 ini sudah mencetak 21 gol dan 5 asis dari 35 pertandingan bersama Si Nyonya Besar, julukan Juventus.

Dalam skuadnya, Sampaoli lebih memilih dua penyerang muda dari Liga Argentina, Lautaro Martinez, dan Christian Pavon. (Ahmad Tsalis Fahrurrozi)



MERSEYSIDE, KOMPAS.com — Penyerang Liverpool, Mohammed Salah, telah memecahkan beberapa rekor akhir-akhir ini. Statusnya pun meningkat bukan hanya karena kehebatannya di lapangan, tetapi juga sikapnya di dalam maupun di luar lapangan.

Salah, yang diboyong dari AS Roma dengan harga mencapai 37 juta poundsterling (setara Rp 674 miliar), telah membuktikan kelasnya.

(Baca Juga: Rencana di Balik Kritik Jose Mourinho kepada Luke Shaw)

Dia mencetak gol dalam debutnya di Liga Inggris dan Liga Champions. Hingga akhir tahun 2017, Salah telah mencetak 23 gol. Hal ini membuat Salah berhasil melangkahi Ian Rush.

Empat golnya ke gawang Watford juga menjadikan Salah sebagai pencetak gol terbanyak semenjak debutnya sehingga melewati Fernando Torres.

Bukan tidak mungkin Salah bisa melewati rekor-rekor yang ada. Dia memiliki kecepatan, visi yang bagus, skill yang mumpuni, serta kuat.

Pemain asal Mesir itu bisa saja melampaui Michael Owen, Fernando Torres, Luis Suarez, dan Philippe Coutinho, bertahan di Liverpool hingga menjadi legenda klub Merseyside itu.

(Baca Juga: Gabung ke Skuat Timnas Inggris Selalu Menjadi Ambisi bagi Bek Berdarah Polandia Ini)

Oleh karena itu, seperti yang dilansir dari Mirror.co.uk, Liverpool harus bisa mempertahankan Salah dengan cara membuat dia bahagia.

Uang memang segalanya, akan tetapi lebih baik jika Liverpool bisa sukses di lapangan sehingga dapat membuat pemain bahagia dan betah di Liverpool.

Sumber : bola.kompas.com
Blog, Updated at: Maret 21, 2018

0 komentar:

Posting Komentar