Guardiola Bicara soal Simbol Pita Kuning, Dukungan untuk Catalonia

Posted By APKMONEY.XYZ on Senin, 26 Februari 2018 | Februari 26, 2018

Guardiola Bicara soal Simbol Pita Kuning, Dukungan untuk Catalonia


Guardiola Bicara soal Simbol Pita Kuning, Dukungan untuk Catalonia


AFP/OLI SCARFF Manajer Manchester City, Pep Guardiola, tampak kecewa saat timnya gagal menjebol gawang Wigan Athletic pada pertandingan Piala FA di Stadion DW, Senin (19/2/2018).

KOMPAS.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, akan tetap memakai pita kuning sebagai dukungan terhadap empat pemimpin Catalan yang tengah dipenjara.

Diberitakan sebelumnya, Pep Guardiola sudah mendapat sanksi dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA).

FA menilai pita tersebut merupakan simbol politis terkait kemerdekaan Catalonia dari pemerintahan Spanyol.

Masyarakat Catalonia sempat mengadakan referendum soal kemerdekaan mereka dari kerajaan Spanyol, tetapi referendum itu dinyatakan ilegal oleh Pemerintah Spanyol. 

Baca juga : Pita Kuning Bikin Guardiola Kena Sanksi

Guardiola tetap mengenakan simbol tersebut saat mendampingi timnya menang 3-0 atas Arsenal pada babak final Piala Liga Inggris di Stadion Wembley, London, Minggu (25/2/2018).

Eks pelatih FC Barcelona tersebut sudah menerima sanksi yang dia hadapi.

"Kalau saya memang melanggar aturan, saya akan menerima dendanya," kata Guardiola, dilansir BolaSport.com dari Sky Sports.

Dia pun memastikan akan tetap menunjukkan dukungannya.

Baca juga: Ada Klausul Spesial yang Bisa Bikin Paul Pogba Kembali ke Juventus

"Saya bukan cuma manajer sepak bola, melainkan juga manusia. Kalau FA mempersoalkan, saya akan menerima. Ini hanya terkait kemanusiaan dan saya bersyukur suporter mendukung keputusan saya," ucapnya.

Guardiola punya alasan bersikukuh menggunakan pita kuning tersebut.

"Ada empat orang dipenjara, lalu ada beberapa orang lain yang ada di luar Catalonia. Kalau mereka kembali, mereka akan dipenjara karena pemberontakan dan provokasi. Ini bukan soal politik, tetapi soal demokrasi," ujar Guardiola.

Pria asli Catalonia itu menyebutkan bahwa publik Catalonia menginginkan proses referendum damai.

Baca juga: Juventus Sepakati Transfer Bek Sayap Tak Terpakai Manchester United

"Orang-orang Catalonia tidak punya senjata. Mereka hanya mengandalkan proses voting. Anda orang-orang Inggris juga melakukan hal sama dengan Brexit. Orang Catalonia meminta hal yang sama, tetapi mereka dipenjara," tuturnya. (Lariza Oky Adisty)

Sumber : bola.kompas.com
Blog, Updated at: Februari 26, 2018

0 komentar:

Posting Komentar