Jakarta - kesebelasan Divisi Putih mengalahkan klub Divisi Merah dengan skor 144-130 pada pertandingan IBl All Star 2018 di Britama Arena, Minggu (7/1/2018). Seperti kebanyakan pertandingan All Star, pemain dari kedua kesebelasan lebih banyak menampilkan trik dan kemampuan individu. Hujan dunk dan tembakan 3 poin pun terjadi sepanjang kuarter pertama.
Tim Divisi Putih yang memiliki lebih banyak penembak jitu seperti Xaverius Prawiro, Abraham Damar Grahita, dan David Seagers sukses mengungguli klub Divisi Merah dengan skor 31-27 pada kuarter pertama. Kuarter kedua dipanaskan dengan persaingan Wayne Bradford dengan Nahshon George. Bahkan Bradford sampai mesti terkena empat kali foul untuk menghentikan George.
Namun, dunk beruntun yang dilakukan Chester Jarrell Giles tetap membuat klub Divisi Putih unggul atas Divisi Merah. club yang dilatih Johannis Winar tersebut menutup kuarter kedua dengan keunggulan 61-57.
Permainan seru masih diperlihatkan kedua klub pada kuarter ketiga. Bahkan skor yang dicetak kesebelasan Divisi Putih sukses memperlebar jarak 97-89 dengan Divisi Merah pada akhir kuarter ketiga.
Pada kuarter keempat, para pemain IBL All Star mulai bermain lebih serius. Namun, kesebelasan Divisi Merah tetap tak mampu mengejar ketertinggalan poin dari tim Putih.
Sumber : bola.net
Tim Divisi Putih yang memiliki lebih banyak penembak jitu seperti Xaverius Prawiro, Abraham Damar Grahita, dan David Seagers sukses mengungguli klub Divisi Merah dengan skor 31-27 pada kuarter pertama. Kuarter kedua dipanaskan dengan persaingan Wayne Bradford dengan Nahshon George. Bahkan Bradford sampai mesti terkena empat kali foul untuk menghentikan George.
Namun, dunk beruntun yang dilakukan Chester Jarrell Giles tetap membuat klub Divisi Putih unggul atas Divisi Merah. club yang dilatih Johannis Winar tersebut menutup kuarter kedua dengan keunggulan 61-57.
Permainan seru masih diperlihatkan kedua klub pada kuarter ketiga. Bahkan skor yang dicetak kesebelasan Divisi Putih sukses memperlebar jarak 97-89 dengan Divisi Merah pada akhir kuarter ketiga.
Pada kuarter keempat, para pemain IBL All Star mulai bermain lebih serius. Namun, kesebelasan Divisi Merah tetap tak mampu mengejar ketertinggalan poin dari tim Putih.

0 komentar:
Posting Komentar