LONDON — Pelatih Arsenal Arsene Wenger dihukum oleh otoritas disiplin asosiasi sepak bola Inggris (FA) atas tindakan kerasnya terhadap kebijakan wasit di Inggris akhir minggu lalu. Wenger dinyatakan tak boleh menemani Arsenal dalam 3 pertandingan ke depan.
Selain itu, Wenger juga diwajibkan membayar denda dalam jumlah yang sangat besar, yakni 40 ribu pound. Bila dirupiahkan, jumlah tersebut setara Rp 724 juta untuk kurs minggu ini.
“Wenger terbukti bersalah atas dakwaan yang telah disampaikan. Keputusan dewan independen menilai sikap dan bahasa Wenger saat melalukan protes ketika Arsenal menghadapi West Bromwich Albion (WBA) sangatlah kasar dan menyerang integritas wasit,” tulis FA dalam pengumumannya seperti ditulis ESPN, dikutip Sabtu (6/1).
Atas hukuman ini, Arsenal akan tanpa Wenger saat menghadapi Nottingham Forest di ajang Piala FA, lalu menghadapi Chelsea di Piala liga Inggris dan Bournemouth di liga Primer Inggris. Ini tentu jadi kehilangan yang sangat besar bagi the Gunners dalam misi mereka memperoleh prestasi.
Sebelumnya, Wenger didakwa FA karena dianggap melemparkan kritikan pedas atas kepemimpinan wasit Mike Dean ketika timnya menghadapi WBAakhir minggu lalu. Bukannya mawas diri, Wenger kembali melakukan hal serupa ketika Arsenal ditahan imbang 2-2 oleh Chelsea, Kamis (4/1).
Meski sedang dalam pengawasaan FA atas dakwaan yang ditujukan kepadanya, Wenger mendamprat wasit yang memimpin pertandingan timnya menghadapi Chelsea, Anthony Taylor. Menurut pelatih yang telah menukangi Arsenal sejak 1996 ini, kebenaran mesti disampaikan. Atas prinsip yang dipegangnya inilah, Wenger merasa protesnya kepada para wasit sangat masuk akal.
“Saya mesti katakan ini tidak pertama kalinya musim ini. Kami mendapatkan banyak keputusan lucu ketika menghadapi Stoke, Watford, Man City, dan West Brom, ini pasti salah,” kata Wenger dikutip dari Sky Sports.
Sumber : bola.republika.co.id

0 komentar:
Posting Komentar