Jakarta Barcelona - Pebalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, merasa kerja samanya dengan Valentino Rossi berjalan baik. Vinales mengaku ini jauh dari apa yang dia pikirkan ketika menerima tawaran Yamaha.
Vinales sempat merasa bakal kesulitan berkerja sama dengan Rossi, pebalap yang pengalaman dan berstatus juara. Namun, setelah bersama-sama selama satu musim, semua pandangan itu berubah.
"Saya berpikir memiliki Rossi sebagai rekan akan sangat sulit, jujur," kata Vinales kepada Motorsport, Senin (18/12/2017).
"Secara keseluruhan, kami menghadapi semuanya dengan sangat baik. Kami saling menghormati dan dapat melewati situasi sulit, yang mana itu sangat penting," tambahnya.
Ini tak pertama kalinya Vinales mengungkapkan betapa harmonis hubungannya dengan Rossi. Sebelumnya, pebalap Spanyol berusia 22 tahun itu mengaku banyak belajar dari The Doctor.
"Saya rasa memiliki Rossi sebagai rekan setim lebih dari sekedar komplet. Kami banyak melakukan segala hal bersama di club ini," kata Vinales dikutip dari Tuttomotoriweb, Jumat (15/12/2017).
Sayangnya, kerja sama Rossi dan Vinales belum mampu menghasilkan motor Yamaha yang kompetitif. Pada MotoGP 2017, Yamaha kerap kesulitan bersaing dengan Ducati dan Honda.
Sepanjang MotoGP 2017, motor Yamaha YZR M1 kerap bermasalah dengan ban. Apalagi seandainya balapan berlangsung di lintasan basah. Ini menjadi pekerjaan rumah Yamaha untuk cepat menemukan solusi agar Valentino Rossi dan Maverick Vinales dapat kompetitif pada musim 2018.
Sumber : bola.net
Vinales sempat merasa bakal kesulitan berkerja sama dengan Rossi, pebalap yang pengalaman dan berstatus juara. Namun, setelah bersama-sama selama satu musim, semua pandangan itu berubah.
"Saya berpikir memiliki Rossi sebagai rekan akan sangat sulit, jujur," kata Vinales kepada Motorsport, Senin (18/12/2017).
"Secara keseluruhan, kami menghadapi semuanya dengan sangat baik. Kami saling menghormati dan dapat melewati situasi sulit, yang mana itu sangat penting," tambahnya.
Ini tak pertama kalinya Vinales mengungkapkan betapa harmonis hubungannya dengan Rossi. Sebelumnya, pebalap Spanyol berusia 22 tahun itu mengaku banyak belajar dari The Doctor.
"Saya rasa memiliki Rossi sebagai rekan setim lebih dari sekedar komplet. Kami banyak melakukan segala hal bersama di club ini," kata Vinales dikutip dari Tuttomotoriweb, Jumat (15/12/2017).
Sayangnya, kerja sama Rossi dan Vinales belum mampu menghasilkan motor Yamaha yang kompetitif. Pada MotoGP 2017, Yamaha kerap kesulitan bersaing dengan Ducati dan Honda.
Sepanjang MotoGP 2017, motor Yamaha YZR M1 kerap bermasalah dengan ban. Apalagi seandainya balapan berlangsung di lintasan basah. Ini menjadi pekerjaan rumah Yamaha untuk cepat menemukan solusi agar Valentino Rossi dan Maverick Vinales dapat kompetitif pada musim 2018.

0 komentar:
Posting Komentar