Milla: Timnas Kewalahan Ladeni Lawan Sepadan atau Lebih Kuat

Posted By APKMONEY.XYZ on Kamis, 07 Desember 2017 | Desember 07, 2017

Luis Milla Aspas JAKARTA — Timnas sepak bola Indonesia hanya mampu mendapat peringkat kedua di turnamen Piala Solidaritas Tsunami Aceh 2017. Kegagalan mendapat juara di gelaran buatan sendiri memperpanjang puasa gelar klub asuhan pelatih Luis Milla Aspas di semua level kejuaraan tahun berjalan.

Sampai tutup 2017, Milla di tahun pertama kepelatihannya belum mampu memberikan gelar. Terakhir, di ajang SEA Games 2017 di Malaysia, Milla gagal memenuhi target memperoleh medali emas yang digariskan PSSI.

Milla pun bertaruh dengan reputasinya sebagai pelatih kelas dunia untuk dapat mengantarkan Indonesia ke fase semifinal Asian Games 2018 seperti yang diminta PSSI.

Milla mengakui kegagalan di turnamen Piala Solidaritas Tsunami Aceh menjadi pelajaran penting bagi tim kepelatihannya. Sebab kata dia, turnamen tersebut menjadi salah satu tolok ukur kemampuan timnas bentukannya menjelang Asian Games 2018. “Dari turnamen ini, kami dapat menarik banyak sekali kesimpulan,” kata Milla dalam pernyataan resmi timnas yang diterima wartawan, di Jakarta, Kamis (7/12).

Milla mengatakan, timnya tidak tak mampu bermain baik. Tetapi menghadapi kesebelasan yang sepadan atau klub yang lebih kuat seperti Kirgizstan, Hansamu Yama Pranata dan rekan-rekan seperti dibuat kewalahan. “Kami mesti mengambil solusi cepat untuk ini,” kata dia.

Meski begitu, Milla tetap merasa puas dengan peringkat kedua yang diraih anak asuhannya dari gelaran tersebut. Sepanjang turnamen Piala Solidaritas Tsunami Aceh, sejak Sabtu (2/12) ada empat peserta yang ikut. Indonesia sebagai tuan rumah pada gelaran yang dilokasikan di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. Selain skuat Garuda, 3 negara yang ambil bagian yakni Mongolia, Brunei Darussalam, dan Kirgizstan.

Dari 3 pertandingan yang dijalani, Indonesia sebetulnya tampil baik di awal. pertandingan perdana menjamu Brunei Darussalam, Indonesia menang 4-0. Pada pertandingan kedua menjamu Mongolia, skuat Garuda kembali unggul 2-3. Kemenangan 2 kali itu diraih dengan mudah. Itu karena 2 lawan tersebut selama ini memang tak pernah menang dari Indonesia.

Tetapi saat pertandingan terakhir menjamu Kirgizstan, Rabu (6/12) Indonesia kandas 0-1. Dengan kemenangan tersebut, Kirgizstan menyapu bersih semua pertandingan dengan hasil positif. Hasil tersebut memastikan Kirgizstan sebagai juara. Di 2 pertandingan sebelumnya, Kirgiztan juga menang dari Mongolia dan Brunei.

Sumber : bola.republika.co.id

Blog, Updated at: Desember 07, 2017

0 komentar:

Posting Komentar