Madura United Rekrut Pemain Asing Asia dari Tajikistan

Posted By APKMONEY.XYZ on Kamis, 21 Desember 2017 | Desember 21, 2017

Logo Madura United PAMEKASAN — Manajemen Madura United FC merekrut pemain asing Asia untuk memperkuat tim berjuluk “Laskar Sape Kerrap” itu pada musim liga 2018.

Menurut Manajer Madura United, Haruna Soemitro, pemain asing baru Madura United itu bernama Nuruddin Davronov, bekas kapten timnas Tajikistan.

“Yang bersangkutan telah tiba di Indonesia kemarin. Tadi malam dilakukan penandatanganan, dan hari ini telah bergabung dengan klub untuk mengikuti latihan,” kata Haruna, Kamis (21/12) pagi.

Dengan demikian, jumlah pemain Madura United yang telah menandatangani kontrak dengan klub sepak bola kebanggan masyarakat Madura itu sebanyak 23 orang.

Pekan lalu, manajemen kesebelasan sepak bola yang kini menjadi kebanggaan masyarakat Madura tersebut menjelaskan, jumlah pemain yang menandatangani kontrak sebanyak 22 orang.

Menurut Haruna, hingga kini pihaknya masih terus mencari bibit-bibit pemain unggul untuk bergabung dengan kesebelasan sepak bola itu guna persiapan kompetisi kompetisi 1 Indonesia tahun 2018.

Jumlah ideal pemain yang diinginkan oleh pihak manajemen untuk liga kompetisi 1 Indonesia sebanyak 30 orang pemain, dengan pemain cadangan.

Haruna menjelaskan, pemain asing yang telah resmi melakukan kontrak kerja sama dengan klub sepak bola bertambah menjadi 2 orang. Sebelumnya baru satu orang yakni Fabiano Rosa Beltrame.

Fabiano Beltrame adalah pemain asing yang telah bergabung dengan Madura United FC sejak tim sepak bola itu diakuisisi oleh Presiden club Madura United Achsanul Qosasi. “Jadi yang telah pasti dikontrak adalah Fabiano dan Nuruddin Davronov,” kata Haruna.

Madura United FC adalah satu-satunya tim sepak bola profesional di Pulau Madura yang memiliki suporter tersebar di empat kabupaten di Pulau Garam itu, mulai dari Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan hingga di Kabupaten Sumenep.

Di Madura sebenarnya ada empat kesebelasan sepak bola, yakni Persepam Madura Utama yang bermarkas di Kabupaten Pamekasan, Perrsu Sumenep yang bermarkas di Kabupaten Sumenep, dan Madura FC juga bermarkas di Kabupaten Sumenep.

Dari empat tim sepak tersebut, hanya Madura United FC dan Madura FC yang bertahan di liga profesional liga. Madura United di kompetisi 1, sedangkan Madura FC di kompetisi 2.

Sementara Persepam Madura Utama dan Perrsu Sumenep telah terdegradasi ke kejuaraan 3, sehingga pada musim kompetisi tahun depan, yakni 2018, hanya 2 tim sepak bola di Madura yang berlaga di kompetisi Liga 1 dan liga 2 Indonesia.

Sumber : bola.republika.co.id

Blog, Updated at: Desember 21, 2017

0 komentar:

Posting Komentar