JAKARTA — PSSI menyatakan, striker Arema FC Cristian Gonzales tidak asisten pelatih klub nasional (timnas) U-19. Pernyataan ini sekaligus mengklarifikasi kabar yang telah beredar di masyarakat.
Menurut Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono, keberadaan Cristian di timnas U-19 adalah sebagai pendamping, panutan, dan motivator bagi para pemain muda, khususnya yang berposisi penyerang. “Belum tepat disebut asisten pelatih karena untuk posisi itu mesti ada standardisasi kepelatihan. mesti punya sertifikat,” kata Joko, Jumat (24/11).
Oleh karena itu, Joko melanjutkan, PSSI akan membantu Cristian Gonzales untuk mendapatkan lisensi kepelatihan. PSSI telah resmi menunjuk asisten pelatih timnas U-23 Bima Sakti untuk menjadi pelatih kepala timnas U-19 menggantikan Indra Sjafri. Bima akan mulai bekerja pada Januari 2018. Namun, PSSI menegaskan bahwa menjadi pelatih timnas U-19 bukan akan menggeser posisi Bima di timnas U-23.
Sementara untuk asisten pelatih di timnas U-19, Joko mengaku PSSI masih akan mendiskusikannya dengan pelatih kepala timnas U-23 Luis Milla. “Selengkapnya masih akan digodok lagi bersama Milla karena beberapa perangkat U-23 juga akan menangani U-16 dan U-19. Beberapa staf di timnas U-23 juga akan membantu Bima Sakti di U-19,” pasti dia.
PSSI saat ini memiliki kebijakan penerapan konsep kepelatihan berjenjang untuk kelompok usia muda pada kategori U-16, U-19, dan U-23. Hal ini akan diterapkan mulai Januari 2018, diawali dari timnas U-19 dan U-23.
Sumber : bola.republika.co.id

0 komentar:
Posting Komentar